Showing posts with label semarang. Show all posts
Showing posts with label semarang. Show all posts

Thursday, February 2, 2017

pasar bunga bandungan

Lokasinya kurang lebih 7 km dari Kota Ambarawa yaitu di tepi Gunung Ungaran dengan tinggi 900 meter di atas permukaan air laut. Suasana tempat ini sangat indah dengan udara yang segar membuat anda rileks. Kegiatan menarik yang dapat anda lakukan ketika berkunjung ke obyek wisata yang satu ini adalah horsen tour guna melihat keindahan bunga, sayuran, serta rempah yang ada di perkebunan.
Fasilitas yang tersedia di lokasi ini antara lain adalah penginapan, hotel, bungalow, pasar buah, serta pasar tradisional yang menjual beraneka ragam barang dan makanan seperti susu kacang segar dan kue kacang. Berjalan sejauh beberapa kilometer dari lokasi ini ada peternakan dengan bukit-bukit yang bertingkat-tingkat serta dapat anda lihat juga tanaman tembakau.
Salah satu tempat produksi utama bunga potong yang ada di Jawa Tengah berada di Bandungan ini. Beberapa jenis bunga yang ada di sini antara lain adalah krisan, lili, gladiol, amarilis, mawar, aster, gerbera, dahlia, tagetes, dan lain sebagainya

Jika Anda pecinta bunga, maka tak ada salahnya jika saya rekomendasikan berkunjung ke Bandungan. Karena di sini sungguh luar biasa indahnya. Udara yang sejuk membuat badan menjadi segar. Bandungan adalah daerah di kaki gunung Ungaran di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Di Bandungan Anda dapat merasakan sejuknya udara pegunungan. Bandungan terletak di pegunungan, dengan jarak sekitar 3 km dari Candi Gedong Songo. Anda juga bisa melihat suasana gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Ungaran, gunung Sindoro, dan gunung Sumbing.

Pasar Bandungan sungguh menarik dikunjungi. Pasar ini sering diseebut Pasar Kembang Bandungan, ada pula yang menyebut Pasar Sayuran Bandungan, karena memang pasar ini merupakan sentra penjualan bunga-bunga potong dan sayur-mayur segar khas daerah lereng pegunungan. Meski hanya sebuah pasar tradisional biasa, Pasar Bandungan sangat populer sebagai pasar wisata. Para pelancong yang berkunjung ke Bandungan, umumnya tidak melewatkan kesempatan untuk mampir berbelanja. Sayur-mayur yang dijual di pasar ini memang relatif murah dan masih terlihat sangat segar karena memang baru saja di panen oleh para petani disana.

Orang yang menyukai bunga, maka ia akan merasa senang dan hatinya tenteram manakala di melihat bunga-bunga yang indah. Selain indah dipandang, bunga-bunga yang cantik juga melambangkan romantis pada pasangan. Bunga biasanya digunakan untuk mengungkapkan rasa cinya pada pasangannya. Acara makan malam yang disajikan dengan bunga mawar merah juga diyakini membuat suasana menjadi romantis.

Anda akan terkesima jika sudah tiba di Bandungan. Di sini Anda tidak perlu khawatir untuk penginapan. Banyak hotel melati yang ada di Bandungan. Anda bisa dengan sesuka Anda menikmati suasana liburan dia akhir tahun atau pada saat liburan anak sekolah. Jika ke Bandungan jangan lupa pergi ke pasar bunga Bandungan. Di pasar ini dekat dengan pasar tradisional Bandungan. Meskipun pasar bunganya tidak besar, namun bagi Anda pecinta bunga akan merasa senang jika melihat bunga-bunga yang cantik. Jika ke pasar bungan Bandungan, jangan sampai di atas pukul 09.00 karena pasar sudah bubar. Anda harus datang dari pukul 04.30 sampai sebelum pukul 09.00.

Selain bunga potong, di pasar ini juga akan menemukan deretan kios-kios pedagang tanaman hias yang terlihat segar, asri mempesona. Mereka berjajar di sisi kanan jalan setelah pasar menuju ke arah lokasi wisata Candi Gedong Songo. Aneka macam bunga anggrek, terutama phalenopsis dan dendrobium dipajang di sana. Harganya tidak jauh beda dengan harga di kota besar seperti Semarang. Daerah seperti Bandungan memang ideal bagi pertumbuhan tanaman hias berbunga, khas habitat iklim dingin pegunungan. Namun sebaiknya berhati-hati jika ingin membelinya, karena jenis-jenis tanaman hias berbunga ini belum tentu cocok di tanam di rumah anda. Sayang sekali kan, kalau sampai di rumah, tanaman akan ngambek berbunga, atau bahkan mati karena lingkungan (suhu dan ketinggian tempat) yang berbeda dengan di tempat tinggal anda.

Buah-buahan yang paling populer dari daerah Bandungan adalah kelengkeng. Jika anda perhatikan di sepanjang jalan, anda akan menemukan hampir  di setiap halaman rumah penduduk terdapat pohon kelengkeng berbatang besar-besar dan terlihat sangat tua. Tanaman kelengkeng memang telah lama di budidayakan di Bandungan, rasanya manis, harum, dan daging buahnya relatif tebal, meskipun tidak setebal kelengkeng impor yang banyak beredar di pasaran.

Jika Anda dari arah timur, lewat timur dan utara melewati Kota Semarang, maka Anda harus menuju ke arah terminal Bawen dulu terus ke arah Bandungan. Jika Anda dari arah selatan seperti Solo dan Jogja, Anda bisa melewati Salatiga dan ikuti ke jalah arah ke Ambarawa. Jika Anda dari arah barat, maka Anda bisa lewat temanggung dan menuju ke Bandungan


BACA JUGA:



pasar bunga bandungan

Read More

wisata pemandian muncul

Lokasi Pemandian Muncul apabila ditempuh dari Kota Ambarawa jaraknya kurang lebih 8 km. Ini adalah pemandian alami dengan sumber air yang berasal dari dasar kolam. Fasilitas yang ada di lokasi ini adalah area parkir yang luas, kios souvenir serta oleh-oleh.
Pemandian muncul ini memiliki kolam yang cukup luas, sehingga pengunjung tidak perlu khawatir akan terlalu sesak maupun padat. Tempat wisata di ambarawa yang satu ini akan ramai saat sedang musim liburan, telebih anak-anak yang gemar bermain air.
Alamat : Desa Rowo Boni, Kecamatan Banyubiru.

saat anda merasa jenuh dengan rutinitas sehari hari , berwisata adalah salah satu solusi untuk mengurangi kepenatan , banyak orang berpikir berwisata harus mengeluarkan banyak uang ,padahal banyak sekali tempat wisata murah yang bisa dikunjungi bersama keluarga , salah satunya adalah berwisata di pemandian air alam muncul yang terdapat di daerah banyubiru ambarawa ini , selain di daerah ini udara sejuk , pemandian ini menawarkan kolam renang dengan air yang sangat jernih , air tersebut berasal dari dalam tanah yang terus mengalir dari bawah tanah yang keluar secara terus menerus . tidak hanya itu saja , tapi di tepi kolam renang terdpat arca dan situs situs yang sangat bersejarah , jadi tidak hanya berenang , tapi juga tetap bisa mengenal sekaligus ikut melestarikan sejarah dari bangsa Indonesia.

Suasananya sangat sejuk dan sangat nyaman untuk dikunjungi dengan beberapa kolam renang dari berbagai tingkat kedalaman serta adanya spot untuk melakukan loncatan di beberapa titik kolam renang, spot tersebut dimanfaatkan oleh pengunjung kolam renang untuk meloncat serta berenang di kolam renang di ingkatan yang dalam. Selain kolam dengan airnya yang sangat jernih untuk berenang, beberapa fasilitas kini sudah tersedia dan dikelola dengan sangat baik seperti adanya fasilitas toko-toko cemilan dan makanan yang berat sudah berada di area sekitaran pemandian air alam Muncul, serta kini juga tersedia lahan parkir yang nyaman , aman dan lumayan luas.

Di beberapa waktu ada acara khusus yang diselenggarakan dipemandian air alam Muncul yang paling terkenal dari pemandian air alam Muncul adalah “Padusan”.tradisi “Padusan” biasanya dilakukan di pemandian air alam muncul pada H-2 bulan puasa. Tradisi ini selalu dilakukan oleh masyarakat sekitar pemandian air alam Muncul untuk menyucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadhan untuk umat Islam. Event kedua yang sering dilakukan dan rutin diselenggarakan sebagai event mingguan adalah live music yang dilaksanakan setiap minggu kedua dalam satu bulan.

selain kolam renang dengan airnya yang sangat jernih , di area ini terdapat makanan lokal khas banyubiruambarawa yang sangat terkenal yaitu pecel keong , pecel ini seperti pecel pada umumnya , yang membedakan itu karena terdapat keong dan kombinasi berbagai jenis keripik ikan di penyajiannya yang sangat menggugah selera

Pemandian air alam yang sangat terkenal dengan kejernihannya ini dibangun sekitar tahun 1987 dan berasal dari sumber mata air dari dalam tanah yang keluar pada saat jaman Belanda dulu. Pemandian air alam muncul yang berbentuk kolam renang ini memang memiliki kualitas air yang bagus dan disertai dengan sirkulasi air yang sangat amat terjaga karena sumber air berasal langsung dari dalam tanah yang ada dibawah dasar kolam dan keluar secara terus menerus. Dan akhirnya kolam tersebut dibuka untuk umum , Nama yang dipilih dari tempat ini adalah Pemandian Air Alam Muncul atau yang lebih dikenal dengan nama “Muncul” saja. Pemandian Air Alam Muncul dapat menjadi salah satu tempat wisata Jawa Tengah terfavorit untuk wisata bersama keluarga anda di daerah propinsi Jawa Tengah.

dan dilain sisi ternyata banyak sumber sumber yang menceritakan tentang sejarah dari situs yang erdapat dikawasan pemandian air alam muncul
Konon dahulu kala, Kolam renang Muncul ini sebelumnya adalah Pemandian Putri Raja, atau yang sering dikenal dengan sebutan  petirtaan. sebagai bukinya, warga memang telah banyak menemukan arca dan banyak sekali watu candi lain yang telah tersebar di sekitar pemandian air alam muncul.

sumber pertama juga berkata bahwa Sebenarnya masih ada beberapa Arca namun secara sengaja di pendam ke dalam tanah untuk keamanan , disitu juga terdapat Pohon besar dan sebagian arca yang di pendam kembali oleh warga itu memang dipercaya warga sebagai penjaga dari mata air muncul tersebut, sayangnya sudah banyak arca yang tidak terawat dan tidak dijaga dengan padahal itu merupakan situs bersejarah yang sangat tinggi nilai historisnya Pemandian air alam Muncul di buka sekaligus dikelola oleh pemerintah daerah kabupaten Semarang.

Salah satu wisata yang terdapat di wilayah provinsi Jawa Tengah ini tepatnya berada di Dusun Muncul, Desa Rowoboni, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Keistimewaan utama dari pemandian air alam Muncul ini adalah airnya yang selalu mengalir deras dan sangat jernih. Hal ini terjadi karena sumber air yang ada di dasar kolam itu selalu mengeluarkan air, sehingga air pun akan terus mengalir dari bawah ke atas dan dibuang dari beberapa saluran air di tepian kolam renang.

rute perjalanan ke kolam renang dan pemandian air alam muncul dari semarang , mulai dari jalan dr wahidin , lalu dilanjut ke jatingaleh , jika masuk tol maka ikuti tol semarang ungaran dan dilanjut ke tol ungaran bawen , keluar pintu tol dan ambil ke jalan jenderal M sarbini dilanjut ke jalan muncul sampai ketemu pemndian alam uncul yang ada di sekitar jalan tersebut
 dan jika dari arah magelang, perjalanan dimulai dari jalan pahlawan, dilanjut ke jalan jogja semarang , lalu saat sampai di jalan lingkar , ambil kea rah jalan jenderal M sarbini , setelah itu ikuti jalan muncul sampai ke destinasi pemandian air alam muncul

BACA JUGA:



wisata pemandian muncul

Read More

wisata gua maria ambarawa

Tempat wisata yang satu ini adalah wisata religi yang ada di Kota Ambarawa untuk umat Nasrani. Memiliki taman yang indah dan di sini anda juga dapat menikmati wisata alam yang membuat tubuh jadi segar kembali.
Bagi umat nasrani tempat wisata ini menjadi wajib untuk dikunjungi dalam list liburan. Karena selain beribadah dapat sekaligus berlibur, terlebih jika datang bersama keluarga maupun teman. Anak-anak pun tentunya akan senang karena pemandangan dan taman di sekitar yang indah menjadi nilai tambah wisata gua maria ini. Tempat wisata ini akan sangat ramai sekali saat musim liburan dan hari peringatan bagi umat nasrani.

Gua Maria Kerep Ambarawa (GMKA) atau yang dikenal dengan Gua Kerep bukanlah nama yang asing lagi di telinga umat Katolik Keuskupan Agung Semarang (KAS). Bahkan sejak beberapa tahun terakhir, nama Gua Kerep juga mulai diakrabi oleh umat dari berbagai keuskupan di Indonesia. Lokasinya cukup strategis, tak jauh dari jalan raya Semarang - Magelang, yakni di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Dari arah Semarang,

 GMKA cuma berjarak 900 meter dari jalan raya Semarang. Bagi peziarah yang baru pertama kali berkunjung ke gua ini, cukup mengikuti petunjuk papan nama yang berada di seberang jalan depan Terminal Ambarawa. Atau tepatnya di sebelah kanan SD Pangudi Luhur Ambarawa atau sebelah Timur SMP Pangudi Luhur Ambarawa kemudia ke arah utara Hawa sejuk dan pesona alam yang menawan selalu menyambut setiap kehadiran peziarah.

 Hamparan hijau sawah serta pepohonan di kaki Gunung Ungaran terasa begitu ramah dalam mengantarkan setiap hati menuju alam surgawi Gua Maria Kerep Ambarawa. Gemericik air di parit dan nyanyian burung memberi pesona tersendiri dan memberi suguhan alam sebelum memasuki kedamaian GMKA. Keberadaan kios-kios souvenir seakan tak mampu menembus kedamaian dan ketenangan area Gua Maria Kerep Ambarawa.

 Hening, hening, dan hening. Itulah yang dialami oleh setiap hati peziarah. Untuk bisa sampai ke kompleks GMKA, ada beberapa sarana yang bisa dipergunakan oleh para peziarah. Peziarah bisa menggunakan mobil atau motor; angkutan desa, andong (delman), atau bisa meminta bantuan jasa dari para tukang ojek. Bus besar hanya bisa sampai di Terminal Ambarawa, dari terminal, peziarah bisa mencapainya dengan berjalan kaki. Selain tak terlalu jauh, dengan berjalan kaki akan terasa lebih khidmad sembari melakukan tirakat atau mati raga.

 Bus 3/4 bisa masuk ke area parkir GMKA. Setelah lebih dari setengah abad berdiri, kini GMKA tak pernah sepi dari para peziarah. Nyaris setiap saat dari pagi hingga malam, selalu saja didatangi peziarah sekalipun di luar Bulan Maria yang jatuh pada Bulan Mei dan Oktober. Berbagai doa dan harapan didaraskan peziarah di tempat ini. Selain itu, tak sedikit pula yang sekadar berucap syukur atas terkabulnya permohonan. Ada pula yang datang cuma sekadar untk mencari ketengan batin. GMKA rupanya tak hanya dikunjungi oleh orang Katolik. Pemeluk agama dan kepercayaan lain pun turut menimba ketenangan dan kedamaian hati disini. Kebanyakan dari mereka akhirnya mengakui bahwa ada keheningan tersendiri di kompleks GMKA.


Gua Maria Kerep(GMK) yang berada di Ambarawa, merupakan gua Maria terpopuler di Jawa Tengah selain goa Gua Maria Sriningsih di Kabupaten Klaten Jawa Tengah dan Gua Maria Ratu Kenya Platarejo di Wonogiri. GMK didirikan tahun 1954 lahir dengan sejarah sederhana yang tidak berdasarkan suatu penampakan. Lokasinya terletak di Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Pajang, Ambarawa yang berjarak sekitar 500 m dari Terminal Ambarawa serta dapat ditempuh dengan kendaraan beroda dua dan empat.

Menyusuri Desa Pajang dengan pemandangan sawah dan rumah-rumah sederhana warga Ambarawa yang letaknya jauh dari hingar bingar kota menjadikan tempat ini cukup tenang dan damai.  Pemandangan Gunung Telomoyo, Gunung Merbabu, dan Danau Rawa Pening yang dapat terlihat dari tempat ini rupanya tak cukup membuat GMK menjadi tempat peribadatan bagi umat Katolik saja tetapi menjadi kunjungan wisata  umat beragama lain yang ingin merasakan sejuknya udara pegunungan
Pengunjung bisa datang kapan pun untuk melakukan wisata rohani, namun lebih tepat lagi jika kunjungan peziarah  dilakukan di bulan Mei dan Oktober ketika memperingati bulan Maria.


Patung Yesus dalam gereja yang tampak  ketika berjalan pengunjung berjalan masuk menyusuri gapura utama komplek ziarah. Desain gereja yang menyesuaikan keberadaan jaman dan mengikuti trend masa kini dengan konsep terbuka dan sederhana siap menyambut peziarah untuk mengikuti misa yang diselenggarakan setiap minggu ke dua.Memasuki area perhentian jalan salib yang berupa bangunan beratap  kecil dengan relief diorama, memperkenankan peziarah mengenang perjalanan Yesus Kristus memanggul salib menuju Bukit Golgota, Yesus terjatuh, hingga saat terakhir menjelang kematianNya.

Berdoa, mengingat sengsara Yesus dan menyalakan lilin di tiap pemberhentian melengkapi pengalaman spiritual di tempat ini.Gua Maria Kerep, Ambarawa adalah sebuah lubang biasa di bawah batu buatan besar, dengan patung Bunda Maria diatasnya.  Ketenangan batin akan diperoleh dengan mendekatkan diri kepada Tuhan. Berlutut, menyalakan lilin dan meletakkan bunga di depan gua, kemudian memanjatkan doa di depan patung Bunda Maria. Menuliskan permohonan pada secarik kertas dan memasukannya pada kotak pembakaran surat yang berada di samping gua dengan harapan Tuhan mendengarkan tiap-tiap permohonan dan doa.


Di samping kiri  gua terdapat  altar yang terbuat dari marmer putih. Disamping kanan gua terdapat air dari sumber ini dialirkan ke kran-kran yang dirancang apik menyatu dengan gua, diharapkan peziarah dalam keheningan  membasuh muka kita dan minta kepada Tuhan supaya memurnikan hati bahkan meminumnya sambil juga memohon rahmat khusus. Peziarah dipersilahkan mengambil air tersebut untuk dibawa pulang atau diberikan kepada kerabat.

Para peziarah dan pelancong juga disuguhi keindahan landscape taman yang tertata apik, gemericik mata air saat menuju area taman, hamparan rumput hijau, tanaman perdu  dan rimbunnya pepohonan dipadukan untuk menciptakan suasana asri dan nyaman. Sarat akan nilai religious, taman terdapat patung diorama peristiwa – peristiwa penting Yesus. Suasana yang teduh dan tenang kala berziarah di GMK, sembari melakukan perenungan dan menikmati ketenangan batin.Tak lengkap rasanya jika diakhir kegiatan ziarah tanpa mencicipi makanan khas dari daerah setempat.

Sate kelinci yang menjadi makanan khas daerah tersedia di pujasera yang berada pada area parker komplek ziarah. Desain pujasera yang unik dan atraktif semakin menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Makanan yang tidak kalah enaknya adalah pecel mie Mbok Kami. Dijajakan di deretan warung sederhana yang terletak di jalan masuk menuju kearah GMK dengan harga murah namun rasanya tidak murahan BACA JUGA:



wisata gua maria ambarawa

Read More

Tuesday, January 31, 2017

museum kereta api ambrawa, unik dan antik

Museum Kereta Api merupakan destinasi wisata sejarah yang berada di jawa tengah, merupakan tempat wisata bersejarah karena kita akan disuguhkan nuansa mesin-mesin kereta api zaman penjajahan kolonial belanda. Di objek wisata museum bersejarah ini kita akan di berikan pengetahuan tentang macam-macam kereta api dan benda-benda mesin lokomatif yang di museumkan karena keunikannya

Bagi sebagian traveler, wisata sejarah merupakan salah satu jenis wisata yang cukup menyenangkan, karena selain berlibur kita juga mendapatkan banyak pengetahuan mengenai sejarah zaman dahulu.

Awalnya Museum Kereta Api Ambarawa merupakan sebuah stasiun kereta zaman dahulu, namun karena sebagian jalurnya sudah tidak beroperasi lagi, jadi tempat tersebut dialih fungsikan menjadi Museum.Di kawasan Museum Kereta Api Ambarawa kita dapat menemukan banyak koleksi lokomotif uap yang pernah berjaya di zamannya, beberapa lokomotif yang cukup populer adalah lokomotif bernomor B 2502 dan B 2503 buatan Maschinenfabrik Esslingen serta B 5112 buatan Hannoversche Maschinenbau AG . Kereta api uap tersebut cukup unik karena termasuk 1 dalam 3 kereta api uap bergerigi yang tersisa di dunia, dua diantarnya berada di Swiss dan India. Tak hanya itu saja, di Museum Kereta Api Ambarawa masih terdapat berbagai macam jenis lokomotif uap lainnya. Mulai dari seri B, C, D hingga jenis yang paling besar, yaitu CC (CC 5029, Schweizerische Lokomotiv und Maschinenfabrik/Swiss Locomotive and Machine Works) yang terpajang di halaman Museum.

Museum Kereta Api Ambarawa Terletak di kabupaten Semarang, tepatnya di jalan Stasiun Ambarawa No. 1 Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah. Museum ini merupakan salah satu Tempat Obyek Wisata Jawa Tengah yang mempunyai banyak sejarah karena memiliki koleksi kereta api uap terlengkap pada zaman pemerintahan hidia-belanda. Akses menuju museum sangat mudah, jika dari arah semarang akses jalan yang harus kita lewati menuju arah Ungaran, setelah sampai di pertigaan Bawen kita menuju ke arah Jogjakarta (Belok Kanan) menuju tugu Palagan Ambarawa.

Puas melihat-lihat koleksi di Museum, kini saatnya kamu mencoba kegiatan lain yang lebih seru, yaitu Ambarawa Railway Mountain Tour atau berpetualang dengan naik kereta api uap. Jadi selain berkeliling di dalam Museum kita juga bisa berjalan-jalan menggunakan kereta api uap dengan jalur Ambarawa – Bedono pp (pulang pergi) dan Ambarawa – Tuntang pp. Atau kita juga bisa naik kereta lori dengan jalur Ambarawa – Tuntang pp, sepanjang perjalanan kita akan disuguhkan pemandangan alam yang sangat cantik dengan samar-samar Gunung Merbabu yang terlihat gagah.

 Uniknya lagi, dalam perjalanan ini kita akan menggunakan jalur kereta api bergerigi yang hanya bisa ditemukan disini saja. Tour kereta api ini memiliki jarak sekitar 35 km dengan waktu tempuh sekitar 1 jam untuk jalur Ambarawa – Bedono, sedangkan untuk jalur Ambarawa – Tuntang hanya memiliki jarak kurang lebih 7 km saja

Puas berkeliling di Museum, sebelum pulang sempatkanlah mampir di toko-toko sekitar Museum, disitu kita bisa membeli oleh-oleh khas Museum Kereta Api Ambarawa seperti miniatur kereta dan apapun yang berhubungan dengan kereta api.

bagaimana kapan mau berwisata ke museum kereta api ambarawa?????



BACA JUGA:



museum kereta api ambrawa, unik dan antik

Read More

museum palagan ambarawa ,wisata sejarah

Monumen Palagan Ambarawa merupakan sebuah monumen untuk memperingati dan mengenang peristiwa Ambarawa yang terjadi pada tanggal 12 hingga 15 Desember tahun 1945. Pada saat itu pasukan Indonesia sempat kalah dan melarikan diri dari kota Magelang ke Ambarawa. Pasukan yang dipimpin oleh Jenderal Soedirman ini namun dapat mengalahkan musuh pada akhirnya tepat pada tanggal 15 Desember. Hingga saat ini tanggal 15 Desember masih diperingati sebagai hari Infanteri Ambarawa. Monumen ini di bangun pada tahun 1973 dan baru diresmikan setahun kemudian tepatnya pada tanggal 12 Desember oleh mantan Presiden Indonesia Soeharto. Para pengunjung dapat menyaksikan beberapa gambaran peristiwa perlawanan Ambarawa pada saat itu dengan memperhatikan beberapa relief yang sengaja dibuat disana.

Monumen Palagan Ambarawa, di kawasan tersebut juga terdapat Museum Palagan Ambarawa yang menyimpan berbagai benda peninggalan masa itu. Di museum ini pengunjung dapat menemukan seragam Tentara Belanda, seragam Pasukan Jepang dan Seragam yang dikenakan oleh tentara Indonesia juga berbagai peralatan dan senjata perang yang masih tertata rapi dan terjaga dengan baik.
Monumen Palagan Ambarawa ini merupakan salah satu bangunan sebagai simbol untuk mengenang pertempuran yang terjadi di Ambarawa pada tangal 12 Desember – 15 Desember 1945. Kala itu pasukan sekutu yang sudah terdesak kalah di magelang dan lari ke Ambarawa, saat itu pasukan TKR yang dipimpin oleh Kolonel Soedirman atau yang kita kenal dengan Jendral Soedirman berhasil mengalahkan tentara sekutu tersebut pada tanggal 15 Desember 1945.

Dan saat ini tanggal tersebut diperingati sebagai hari Infanteri.Monumen Palagan Ambarawa didirikan pada tahun 1973 yang telah diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 15 Desember 1974. Sedangkan gambaran singkat tentang sejarah pertempuran yang terjadi di Ambarawa tersebut dapat dilihat pada relief yang berada pada bagian bawah monumen tersebut.Palagan Ambarawa juga terdapat museum sebagai tempat untuk mengabadikan sejarah. Berbagai peninggalan alat tempur peninggalan tentara Jepang dan tentara Belanda juga bisa dilihat di Museum Palagan Ambarawa.Di museum ini para pengunjung bisa melihat seragam yang dipakai tentara Belanda maupun tentara Jepang pada sat itu, bukan hanya itu saja namun para pengunjung juga bisa melihat secara langsung seragam yang dipakai oleh tentara Indonesia, senjata-senjata perang baik milik tentara Jepang, Belanda maupun Indonesia,

Helm baja, Bom Molotov yang digunakan oleh tentara-tentara indonesia, bambu runcing dan benda-benda bersejarah lainnya. Untuk ukuran yang lebih besar dan berada di luar gedung museum ambarawa para pengunjung bisa melihat beberapa tank kuno yang dipakai oleh tentara sekutu, mobil angkut personil serta beberapa meriam yang digunakan untuk melawan tentara Indonesia. Yang lebih menarik lagi, di Monumen Palagan Ambarawa para pengunjung juga bisa melihat langsung pesawat Mustang P-51 buatan Amerika yang dipakai tentara Belanda dalam perang tersebut dan berhasil ditembak jatuh di Rawa Pening.

Selain monumen yang berdiri megah, pengunjung juga bisa memasuki Museum Isdiman. Museum ini kecil dan koleksinya juga tidak banyak. Tapi cukup membuat kita merasakan aura pertempuran Palagan Ambarawa saat itu. Dipamerkan berbagai seragam tentara, senapan dan beberapa senjata anggota pasukan Republik Indonesia. Juga beberapa foto pejuang.

Benar-benar tempat wisata sejarah yang komplet, tak hanya untuk bersenang-senang menikmati liburan tapi juga untuk belajar sejarah lebih dalam, agar kita senantiasa menghargai jasa para pahlawan.

BACA JUGA:



museum palagan ambarawa ,wisata sejarah

Read More

Monday, January 30, 2017

wisata rawa pening nan indah

Rawa Peningyang berarti rawa yang bening merupakan objek wisata danau yang berlokasi di pinggir kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Jika anda merencanakan liburan bersama keluarga maka jangan segan-segan untuk datang ke Rawa Peningyang memiliki pemandangan danau yang begitu menarik dan sedap dipandang mata.

Taman Wisata Rawa Pening merupakan sebuah danau yang terhampar luas hampir 2.670 hektar yang terletak di daerah Ambarawa, keberadaannya tepat diantara jalan Raya Semarang dan Salatiga. Pesona keindahan Rawa Pening dapat kalian nikmati baik ketika pagi maupun di sore hari. Loket yang dibuka pada pukul 8.30 sampai dengan 21.00 ini akan memberikan kalian kesempatan untuk dapat berlibur dengan sensasi yang berbeda apalagi jika kalian berniat untuk berekreasi bersama keluarga Pengunjung dapat menyewa perahu yang telah banyak disediakan di dermaga danau, berkeliling danau dengan menggunakan perahu merupakan satu-satunya cara untuk pengunjung dapat menikmati keindahan danau ini secara keseluruhan. Karena dengan begitu kalian dapat melihat banyaknya tumbuhan eceng gondok, serta menikmati kegagahan dan keindahan gunung-gunung disekitar Rawa Pening.

Penduduk lokal memiliki cerita sendiri mengenai objek wisata Legenda Rawa Pening, asal rawa ini adalah dari bekas cabutan lidi yang dilakukan oleh Baru Klithing yang tidak diterima oleh penduduk di mana dia tinggal. Bekas cabuta lidi tersebut akhirnya mengeluarkan muntahan air yang mengalir dan membentuk Rawa Pening. Sayangnya, rawa ini mulai sedikit tidak terawat dan banyak ditumbuhi oleh tanaman enceng gondok. Hal ini jika tidak dibereskan maka bisa menyebabkan pendangkalan danau yang ada di rawa tersebut. Untungnya, objek wisata ini masih didatangi oleh para wisatawan lokal dan tentunya pemandangannya juga masih sangat
Berada di Rawa Pening membuat siapapun menjadi betah dan enggan untuk kembali pulang, namun di balik keelokan tempat wisata ini ternyata Rawa Pening menyimpan sebuah Legenda yang dipercaya oleh masyarakat sekitarnya. Salah seorang tokoh yang tinggal di kawasan Rawa Pening mengatakan bahwa Rawa yang terletak di antara kota Ambarawa dan salatiga ini dulunya dipercaya adalah sebuah desa bernama Malwapati. Desa tersebut terendam air luapan yang berasal dari lidi yang ditancapkan oleh Baru Kliting, yakni seekor ular yang dilahirkan oleh seorang wanita yang merupakan istri dari Ki Ajar Salokontoro, seorang sakti dari Desa Malwapati. Untuk mendapatkan pengakuan dari ayahnya, Baru Klinting diperintahkan untuk bertapa di gunung Kelengker. Setelah pertapaannya selesai Baru Klintingpun berubah wujud menjadi bocah. Ia berjalan menuju desa untuk mencari makanan. Namun warga desa Malwapati mengusirnya karena tubuhnya yang penuh luka dan bau. Kemudian Baru Klinting mendatangi seorang nenek tua bernama Nyi Lebah yang mau memberinya makan. Baru Klinting berpesan kepada Nyi Lebah supaya berlindung di lumpangnya ketika nanti terjadi banjir.

Kemudian Baru Klinting pergi. Baru Klinting pun kembali ke desa Malwapati dan membuat sebuah sayembara mencabut lidi bagi warga desa Malwapati. Namun karena tak ada yang bisa mencabut, akhirnya Baru Kilnting sendirilah yang mencabutnya. Dari cabutan lidinya itu keluarlah air yang sangat deras sehingga menggenangi desa tersebut. Dan Baru Klinting dipercaya masih hidup sebagai seekor ular penjaga Rawa Pening. Kisah legenda ini konon masih terus dipercaya oleh masyarakat hingga saat ini, bahkan untuk menghormati legenda tersebut, warga sekitar masih rutin menggelar acara ritual larung sesaji setiap setahun sekali.
Hasil gambar untuk wisata rawa pening
Jangan lupa untuk membawa kamera anda dan menikmati serunya berfoto ria bersama keluarga dengan latar belakang danau Rawa Pening Semarang. Tidak hanya itu, di danau ini anda bisa memancing dan menangkap berbagai jenis ikan yang nantinya bisa dinikmati. Untuk berkeliling danau bisa menyewa perahu yang sudah disediakan sebagai fasilitas untuk para pengunjung. Di danau ini juga masih banyak nelayan-nelayan yang pergi memancing. Jika anda datang pada saat sore hari maka nikmatilah keindahan matahari terbenam yang bisa dilihat dari Desa Kesongo.

 Untuk sampai ke Desa Kesongo maka anda harus berjalan sedikit melewati pematang-pematang sampah. Namun, kelelahan anda akan terbayar ketika dapat menikmati matahari terbenam yang cocok untuk diabadikan dengan lensa kamera anda. Sebaliknya, jika anda ingin memburu pemandangan matahari terbit maka datanglah ke Bukit Cinta yang letaknya hanya berada di sisi wilayah objek wisata Rawa Pening. Di bukit ini juga terdapat banyak anak-anak muda yang sedang memadu kasih. Untuk masuk ke dalam Bukit Cinta yang ada di lokasidanau Rawa Pening pengunjung hanya perlu membayar uang masuk dengan harga yang sangat murah.

demikian info seputar wisata rawapening ambarawa,semoga bermanfaat

BACA JUGA:



wisata rawa pening nan indah

Read More

wisata kampung rawa ambarawa , semarang


Ambarawa adalah sebuah kota kecil yang terletak di Jawa Tengah. Kota yang berhawa sangat sejuk ini letaknya sangat strategis yaitu hanya berjarak sekitar 30 km dari kota Semarang. Dan berjarak sekitar 60 km dari Yogyakarta. Sedangkan kota di sekitarnya yaitu Banyubiru yang berjarak sekitar 5 km, dan Salatiga yang berjarak kurang lebih 25 km.

Kota Ambarawa juga terletak diantara beberapa gunung besar yang mengelilinginya, diantaranya gunung Merbabu, Gunung Ungaran, Gunung Gajah Mungkur, dan banyak lagi bukit yang mengelilinginya. Keadaan ini telah membuat kota Ambarawa menjadi tandon air yang cukup besar bagi air yang mengalir dari pegunungan yang mengelilinginya. Inilah mengapa kemudian di Ambarawa ini terdapat pula sebuah danau alami yang cukup besar yang diberi nama rawa Pening

Sejarah kampoeng rawa Konsep dan ide membangun Kampoeng Rawa ini muncul pada 2004, saat kelompok petani dan nelayan di wilayah Rawa Pening diberi sejumlah uang senilai miliran rupiah dari Artha Prima Credit Union. petani dan nelayan tersebut diminta langsung untuk mendirikan sebuah tempat pariwisata dan kuliner sambil mereka dapat menjajakan barang-barang jualan mereka yang banyak diantaranya meliputi seni dan kerajinan yang bertujuan untuk membangkitkan kesadaran sekaligus ekosistem di Rawa Pening. dipilihlah Dua belas kelompok petani dan nelayan, terdiri sekitar 325 orang yang diikutkan dalam Ikatan Kampoeng Rawa tepatnya pada tanggal 4 Agustus 2012. Kelompok ini  diberi tugas untuk mengelola tempat wisata yang baru Di Ambarawa . Akhirnya kampoeng rawa dibangun pada akhir Agustus tahun 2012 terletak di sabuk hijau disekitar danau rawa pening . Kawasan tersebut dibangun dengan maksut untuk menaikkan,menyejahterakan petani dan nelayan lokal disamping mempromosikan juga ekologi danau rawa pening di wilayah tersebut. Tempat wisata tersebut populer sangat cepat , bahkan di pembukaan hari pertamanya pun langsung tembus 2000 pengunjung datang saat hari raya libur lebaran,pada pertama dibuka biaya masuk nya saat itu Rp 2500 untuk motor dan Rp 5000 untuk mobil , tempat tersebut banyak digunakan untuk berbagai acara pemerintahan daerah dan dari luar kota , Fasilitasnya meliputi restoran dan pondok apung, pusat kerajinan, tempat pemancingan,serta wahana bermain anak , pada hari libur, tempat ini selalu dikunjungi lebih dari ratusan pengunjung. Namun sebuah kontroversi muncul pada akhir tahun 2012 ketika dinas PSDA setempat menyatakan bahwa tempat tersebut tidak boleh dibangun di sabuk hijau dan mengkhawatirkan ekosistem di danau tersebut terganggu . perizinan kompleks ini pun akhirnya di sengketakan . Namun bupati semarang , Sudharto, telah mendukung penuh kampoeng rawa , dia menyatakan bahwa kompleks tersebut bukan hanya berpengaruh besar di kehidupan petani dan nelayan , tapi juga menghentikan permusuhan yang sudah lama akibatpenggunaan persawahan di wilayah desa bejalen ambarawa.

Kampung Rawa Ambarawa adalah sebuah kawasan Agrowisata. Di Kampung Rawa Ambarawa ini banyak sekali yang ditawarkan diantaranya adalah wisata kuliner, wisata permainan anak, wisata air, dan lain sebagainya. Dan hebatnya semua ini terpusat dalam satu area saja.

Kampung Rawa Ambarawa terletak di kota Ambarawa. Alamat lengkap Kampung Rawa Ambarawa adalah Jl. Lingkar Selatan Km.03 Ambarawa, Kab. Semarang - Jawa Tengah Telp. (0298) 6170152. Lokasi Kampung Rawa Ambarawa sangat mudah dicari.Dengan melewati Jalan Lingkar (Ring Road) Ambarawa, maka anda akan melewati tempat wisata Kampung Rawa Ambarawa yang terlihat dari jalan raya. Lokasinya dari jalan raya agak masuk ke dalam sekitar 200 meter, namun dari tepi jalan raya para pengunjung sudah disambut dengan sebuah gapura besar sebagai tanda arah.

Fasilitas Kampung Rawa Ambarawa:

1. Rumah Makan Apung - Kampung Rawa Ambarawa

Kampung Rawa Ambarawa memiliki sebuah rumah makan apung, yaitu sebuah rumah makan dengan konsep mengapung di atas air. Rumah makan apung yang ada di sini sangat istimewa, karena terletak di tengah-tengah areal persawahan yang begitu luas.Selain itu untuk masuk ke dalam rumah makan apung para pengunjung harus menyeberang air dengan menggunakan sebuah rakit. Tapi jangan khawatir, ada seorang petugas yang selalu stand by di atas rakit dan siap untuk mengantarkan para pengunjung.Rumah makan apung Kampung Rawa Ambarawa sangat cocok dikunjungi oleh keluarga. Disini memiliki menu yang juga cukup menarik, diantaranya ayam goreng/bakar, berbagai masakan ikan air tawar, dan juga aneka minuman yang semuanya memiliki harga yang sangat terjangkau oleh keluarga. Bahkan yang cukup unik rumah makan ini menyediakan minuman dari eceng gondok

2. Wisata Keluarga dan Anak-anak - Kampung Rawa Ambarawa

Selain rumah makan dengan berbagai menu khas Indonesia, Kampung Rawa Ambarawa juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas wisata untuk keluarga, khususnya anak-anak. Diantaranya adalah bebek air, becak air, becak mini, bendi, jetsky, ATV, perahu karet, perahu kayu, dan pemancingan.Bagi anak-anak yang ingin bermain juga telah tersedia kereta mini, istana balon, dll. Sedangkan bagi orang dewasa mereka bisa menikmati becak air atau bebek air yang digenjot di dalam sebuah kolam

3. Ruang Pertemuan - Kampung Rawa AmbarawaKampung Rawa Ambarawa juga memiliki sebuah tempat pertemuan bergaya joglo terbuka yang juga terapung di atas air. Dengan adanya tempat pertemuan ini maka anda dapat datang bersama keluarga atau rombongan dan mengadakan berbagai acara di sini

4. Panggung Hiburan - Kampung Rawa AmbarawaSaat ini Kampung Rawa Ambarawa juga telah memiliki sebuah panggung hiburan yang terletak di are perparkiran. Panggung terbuka ini bisa dimanfaatkan untuk acara-acara tertentu

demikian uraian tentang wisata kampung rawa ambarawa, semoga bermanfaat


 BACA JUGA:



wisata kampung rawa ambarawa , semarang

Read More

Copyright © 2017 Visit Indonesia | Distributed By Kangkomar.net | Designed By Kangkomar.net
Scroll To Top